Perempuan yang hampir mati itu

mbakyu

mbakyu

Kakak perempuanku terlihat lunglai. Tabung oksigen yang kokoh berdiri di samping tempat tidurnya juga tampak sayu. Ustadz yang kami tunggu-tunggu untuk ruqyah belum juga datang, padahal irama nafas kakakku mulai tak beraturan. Di samping tempat tidurnya, raut muka bapak terlihat pucat, sepucat wajah kakak. Ibu, orang paling tegar yang pernah kutemui, jauh lebih kurus dibandingkan 6 bulanan yang lalu. Aku sendiri hanya bisa mondar-mandir di luar pintu, tak tega melihat nya untuk segera menemui ajal. Menjelang Maghrib, teman-teman dekat kakak mulai berdatangan, mereka juga akan merayakakan kematian.

Lima tahunan silam, ketika kutulis cerita ini, aku masih duduk di bangku kuliah semester akhir, juga mahasiswa paling akhir yang bakal wisuda. Wisuda yang sudah kutunggu-tunggu, namun akhirnya kandas di pertengahan tahun 2006.

“Nang, tanah dan sepeda motor terpaksa dijual untuk berobat mbakyumu. Sapi punya Ramak yang baru beranak minggu kemarin juga sudah dijual. Kamu mengalah dulu, kuliahmu mandeg dulu semester ini!” begitu kata bapak waktu itu.

Aku hanya diam, tidak menjawab, tidak pula membuat keputusan. Di kepalaku cuma ada satu pikiran, selama kakakku sembuh, tidak masalah jika kuliahku harus kandas di pertengahan jalan.

- + -

Puji Tuhan, kakakku akhirnya bisa lolos dari lubang maut. Perjuangan yang melelahkan itu sudah usai. Kakakku sudah sehat kembali, sekalipun matanya yang sebelah kiri sudah tidak berfungsi lagi dan cara berjalannya agak timpang, namun tetap aku syukuri.

Sekarang ia bekerja sebagai editor di sebuah lembaga milik pemerintah. Walaupun matanya hanya berfungsi sebelah saja, terbukti kakakku mampu berprestasi di kantornya. Sebentar lagi ia juga bakalan melenggang ke kursi pelaminan, 19 Juli mendatang.

Aku tak pernah punya ekspektasi apapun terhadap kakak . Doaku cuma satu, semoga ia selalu diberi kesehatan. Tapi jujur, saya sedang benar-benar ingin menggendong ponakan, hihihi. Sudah tak sabar nihh….

Djuanda, 100709

Satu Tanggapan

  1. Ceritanya menarik

Tinggalkan Balasan