Insomnia

Setelah melewati beberapa malam yang begitu tenang, sekali lagi penyakit sialan ini kambuh. Insomnia. Awalnya kuanggap gejal yang biasa saja. Tak ada rasa khawatir dan takut. Kalaupun jarum jam menunjuk pukul satu dinihari, aku tetap tenang. Radio, buku dan combo tv biasa kuputar bergantian untuk mengisi kekosongan suasana. Namun setelah kebiasaan ini berjalan sekitar satu bulanan, aku merasa ada yang aneh dengan kebiasaanku ini.

Sekarang, sampai subuh pun aku masih kuat begadang. Jika belum ngantuk tapi perasaan sudah bosan-bosan amat, paling banter kulampiaskan ke tumpukan mi rebus yang selalu siap sedia. Kalaupun buku, radio atau televisi juga sudah lelah menghiburku, masih ada kebiasaan aneh yang kulakukan: muter-muter gowes pake sepeda di seputaran Juanda.

Temanku, sebut saja M, pernah mengatakan bahwa aku terlalu banyak pikiran. “Kau terlalu banyak pikiran, anak muda!” begitu katanya waktu itu. Dia juga menyarankan agar tiap kali sebelum tidur menenggak susu hangat terlebih dulu. Sudah kucoba dan hasilnya nihil, tak ada perubahan.

Bisa jadi apa yang dikatakan teman saya tersebut benar.

Djuanda,291009

2 Tanggapan

  1. Makanya jangan suka ngutang klo makan di warteg … jadi kepikiran kan ?!!! heheheh

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.