Ketika saya memikirkan arti kemapanan, pasti akan muncul hal-hal aneh seperti; gaji, rumah, anak, istri, cucu dan tentunya pensiun. Seakan kemapanan menjadi harga mati yang harus didoakan, dikejar, diwujudkan, lalu kemudian dicaci (itu menurut saya).
Sewaktu kuliah dulu, saat kepala saya masih dipenuhi ide-ide ganjil yang mendengungkan kebebasan, anti kemapanan, anti birokrasi, celana jeans yang robek [...]
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Ditandai: MAPAN | 1 Komentar »







